Telkom Luncurkan FlexiChatting, Flexi Ngerumpi dan Flexi Dual Mode Sumber : www.batamevent.com Tanggal Update / Pengiriman : 03-02-2010 Isi berita :
BATAM - Telkom Indonesia melalui produk berbasis Teknologi CDMA, kembali meluncurkan produk dan layanan yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan pasar saat ini. Telkom meluncurkan beberapa fitur dan handset terbaru. Fitur dan handset baru tersebut adalah FlexiChatting, Flexi Ngerumpi dan Flexi Dual Mode. Peluncuran innovasi terbaru dari Telkom Indonesia untuk pangsa pasar Batam ini ditandai oleh press conference yang digelar oleh jajaran top level Telkom di Mega Mall Batam Centre pada Selasa (02/02).
"Melalui beberapa terobosan terbaru Telkom Indonesia kembali memanjakan masyarakat dengan
meluncurkan innovasi produk terbaru untuk kemudahan Telekomunikasi dan
berinteraksi melalui jejaring sosial yang saat ini telah menjadi gaya hidup sebagian besar
masyarakat modern" ujar Ismairin, Manager Representatif Officer Telkom
Flexi Batam, kepada sejumlah media cetak, online dan elektronik.
FlexiChatting, papar Ismairin adalah satu produk On Device Portal (ODP) Flexi
berupa aplikasi jejaring sosial dalam bentuk Instant Messaging (IM) yang
ditanam langsung dalam terminal bundling Flexi. "Aplikasi FlexiChatting
ini memungkinkan pelanggan flexi untuk mengirimkan Instant Messaging kesesama
pengguna Flexi dengan identitas unik berupa nomor Flexi masing-masing. Selain
dengan sesama pengguna Flexi, aplikasi FlexiChatting juga dilengkapi layanan
sejenis dari penyedia IM populer lainnya yaitu Yahoo messenger dan Google Talk,
sehingga cukup dengan satu aplikasi, pelanggan Flexi dapat menikmati layanan
chatting Flexi, Yahoo Messenger dan G-Talk setiap saat" ungkap Ismairin
kepada www.batamevent.com.
Untuk harga dari handset FlexiChatting, Telkom melepas dengan bandrol dikisaran
Rp 299 ribu.
Tak hanya itu, Telkom Indonesia
melalui pengembangan dari ragam Flexi juga mempersembahkan fitur Flexi
Ngerumpi. Fitur ini adalah layanan fasilitas yang memungkinkan sesama pelanggan
Flexi untuk berinteraksi melalui kanal khusus (voice room) yang mencapai hingga
9999 dengan jumlah peserta 1000 pengguna untuk setiap 1 room. "Fitur ini
sangat cocok untuk kepentingan teleconference antar sesama pelanggan Flexi
diseluruh Indonesia
dengan pulsa lokal yaitu Rp 49 per menit. Caranya mudah tinggal koordinasikan
salah satu room dengan jumlah peserta yang akan diajak untuk ngobrol lalu
menekan *55*nomor room, misalnya *55*17 dan memulai konferensi atau
meeting" ujar Ismairin kepada www.batamevent.com
Sedangkan bagi mereka yang lebih menyukai jejaring sosial dibanding
chatting,terutama yang familiar
dengan Facebook dan Twitter. Telkom telah menyediakan layanan jejaring
sosial tersebut yaitu pada produk Flexi Muslim. Produk Flexi Muslim ini telah
diluncurkan oleh Telkom pada quartal akhir tahun lalu.
Tetapi bagi mereka yang tidak memiliki Flexi Muslim, tidak
perlu kecewa, karena Telkom juga meluncurkan produk Flexi Dual Mode, satu
produk ODP Flexi yang mengawinkan dua teknologi sekaligus dalam satu handset,
yaitu CDMA dan GSM. Flexi Dual Mode dengan handset ZTE GC990 merupakan produk
unggulan Telkom. Karena selain memiliki kemampuan untuk fasilitas jejaring
sosial, pelanggan juga bisa menikmati dua layanan komunikasi sekaligus.
Flexi Dual Mode ZTE GC990 besutan Telkom dengan vendor ZTE ini, menantang rasa
ingin tahu penggila handset dengan ragam fitur yang boleh dikatakan sempurna.
Handset ini dipersenjatai dengan kamera 1.3 MP, slot eksternal memory yang
mampu mensupport data hingga 4 giga bite, koneksi EDGE untuk lalu lintas data
melalui menu browser, 500 jam standby mode, tampilan yang eye catching, modis
dan berdesain QWERTY. "Ini adalah jawaban Telkom akan kebutuhan komunikasi
plus kebutuhan informasi melalui jejaring sosial maupun menu browser. Produk
limited edition ini dilepas kepasaran dengan harga Rp 1.100.000. Serta untuk
edisi perdana ini Telkom hanya akan menyediakan 300 unit untuk pasar
Batam" ungkap Ismairin.
Sementara itu Telkom melalui innovasi di quartal I tahun ini, mentargetkan
penetrasi produk Flexi bagi masyarakat meningkat dibanding quartal akhir tahun
lalu. "Persaingan handset dan produk bundling di industri komunikasi
semakin ketat dan Telkom ingin membuktikan pada masyarakat bahwa Telkom memiliki
produk handset yang pantas dibanggakan oleh pelangganya" ujar Ismairin
mengakhiri.